191 tayangan
diinformasikan dalam Saran Buat Admin oleh (210 poin)
Saya sudah telepon ke pihak bri atas nama omah,,dan pihak bri minta surat laporan dalam bentuk fisik dari kepolisian,,apakah bapak bisa kirimkan surat laporan saya dan di kirimkan dalam ke email saya (dwinovianto726@gmail.com),,saya di kasih waktu 2 x 24 jam untuk minta  surat laporan saya dari kepolisian,,tolong pak segera kirim surat laporan saya secepatnya
1700000
Bagikan laporan ini

hosting

1 Jawaban

answered oleh Admin (64.9k poin)

Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasi Saudari Dwi novianto disitus laporpolisi.com

Dan kami juga turut prihatin dengan kasus penipuan yang Anda alami.

Untuk surat laporan dalam bentuk Fisik hanya bisa diperoleh dari kantor kepolisian terdekat dimana lokasi Anda bertransaksi.

Yg kedua, untuk kasus penipuan online, Polri menganut teori Locus Delicti yaitu teori tentang lokasi dimana kejahatan itu terjadi atau lokasi dimana akibat dari kejahatan itu terjadi. 

Sebagai contoh misalkan korban berdomisili di jakarta, saat terjadi penipuan online, korban mentransfer uang tersebut melalui ATM atau m-banking di jakarta. Maka korban bisa melaporkan kasus penipuan online tersebut ke kantor polisi terdekat, disarankan agar melapor ke Direktorat Kriminal Khusus yang ada di Polda Metro Jaya.

Contoh lain, korban berdomisili di jakarta, saat terjadi penipuan online, korban sedang berada di Semarang, korban mentransfer uang melalui ATM atau m-banking di Semarang. Maka korban melaporkan kasus penipuan online tersebut ke Direktorat Kriminal Khusus di Polda Jawa Tengah, bukan di Polda Metro Jaya

Nah, untuk membuat Laporan Polisi atas kasus penipuan online tersebut, dilakukan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang ada di Polda. Layanan SPKT ini buka selama 24 Jam, jadi kapanpun bisa menerima Laporan atau Pengaduan dari masyarakat.

Layanan di SPKT ini bersifat offline, artinya apa? Pelapor harus datang sendiri ke SPKT karena ada beberapa form yang harus diisi langsung oleh pelapor/korban. Selain itu, sebelum diterbitkan Laporan Polisi, maka pelapor akan diikutsertakan dalam Gelar Perkara yang dilaksanakan oleh Ka Siaga atau petugas piket yang ada di SPKT tersebut.

Syarat-syarat yang harus dilengkapi adalah sebagai berikut :

1. KTP atau Kartu Identitas lainnya yang masih berlaku

2. Bukti percakapan antara korban dengan pelaku (bisa berupa print out BBM messages, WA, SMS dan lain-lain), caranya bagaimana? Percakapan tersebut anda capture lalu anda print dan diurutkan sesuai dengan urutan percakapan mulai dari awal hingga terjadinya penipuan tersebut

3. Bukti transfer (bisa berupa slip transfer bank, print out transfer melalui ATM atau bukti berupa sms dari m-banking)

4. Bukti berupa kata-kata bohong, yaitu foto barang yang dijanjikan akan dikirim (bila ada)

5. Apabila anda didampingi oleh pengacara atau penasihat hukum, jangan lupa buat Surat Kuasa atau Surat Penunjukan Penasihat Hukum karena surat kuasa atau surat penunjukan ini biasanya akan diminta oleh petugas di SPKT

6. Setelah laporan anda diterima dan dinyatakan lengkap, nanti anda akan diberi form Laporan Polisi model B. Namun apabila laporan anda dinyatakan belum lengkap, maka anda akan diberi Tanda Bukti Penerimaan Pengaduan. Kalau menurut saya, antara Laporan Polisi atau Tanda Bukti Penerimaan Pengaduan itu sama saja yang penting laporan/atau pengaduan sudah diterima oleh pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Semoga jawaban ini bermanfaat...dan semoga kasus ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Polda setempat. Amin yaa rabbal alamin...

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

1 Saran 98 tayangan
0 saran 38 tayangan
0 saran 99 tayangan
0 saran 71 tayangan
cybercrime
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai bentuk informasi, dan kejahatan Cyber-Crime yang melanda dan terjadi di dunia maya internet online. Serta ikut partisipasi dalam memerangi segala tindakan kejahatan pada dunia maya. Terima kasih atas kontribusi semua pihak di media sosial ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...