964 tayangan
diinformasikan dalam Pelecehan Seksual oleh (150 poin)

Mucikari alias germo prostitusi yang teringkus di kawasan Bandung, Jabar beberapa saat kemarin memasarkan para pelacur lewat akun dan transaksi online. Mereka melangsungkan aksinya lewat akun dan situs online. Dalam bisnis prostitusi yang dijalani secara online, marak para pelanggan mereka melangsungkan transaksi dengan cara ini.

Kebanyakan para mucikari alias germo tersebut mematok para lelaki hidung belang dengan kisaran hingga Rp3 juta sekali kencan.

Menurut penyidik Unitreskrim Polsek Cinambo yang membongkar praktik prostitusi online. Keberadaan bisnis haram ini sudah meresahkan warga. Polisi membekuk tiga pria berperan sebagai mucikari yaitu RR (29), I (33) dan A (20). RR dan I satu sindikat, sedangkan A berbeda jaringan dalam menjalankan bisnis lendir itu.

“Kalau saya sih menyediakan tarif mulai 1,5 juta rupiah hingga 2 juta rupiah. Saya cuma menyiapkan untuk short time,” ungkap I, salah satu mucikari, saat wawancara di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (29/4/15) kemarin.

I menolak keinginan tamu yang berniat memboyong wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tergabung dalam wadahnya itu ke luar Kota Bandung.

Mucikari lainnya, RR, memberlakukan syarat serupa. Faktor keamanan menjadi alasan kenapa para wanita cantik koleksinya dilarang dibawa ke luar Kota Bandung. “Kalau tarifnya sama dengan teman saya tadi,” aku ia.

“Ladies yang saya itu beragam kalangan. Ada mahasiswanya,” ungkap RR.

RR dan I mengaku memiliki koleksi tak lebih dari 10 wanita PSK berparas cantik dan seksi. “Usianya rata-rata 20 tahun ke atas,” ujar R.

Berbeda dengan A. Dia mematok tarif sekali kencan wanita asuhannya kepada para pria hidung belang seharga Rp 800 ribu hingga Rp 1,5 juta. “Tarif tersebut buat layanan short time. Selama ini tamunya dari Kota Bandung,” tutur A.

Ketiga mucikari tersebut menerapkan sistem pembayaran Cash on Delevery (COD). Mereka kebagian uang jatah dari bisnis prostitusi online ini.

“Pembagian hasilnya yaitu 40 persen mucikari dan 60 persen untuk wanita PSK. Hasil pemeriksaan sementara kepada para tersangka, para mucikari memiliki 15 hingga 20 ladies,” ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Mokhamad Ngajib.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 296 KUH Pidana, Pasal 506 KUH Pidana, dan Pasal 45 ayat I UU ITE tahun 2008. “Ancaman hukumanya di atas lima tahun,” tegas Ngajib didampingi Kanitreskrim Polsek Cinambo AKP Achmad Gunawan.

Transaksi Lewat BBM
Penangkapan sejumlah pria yang diyakini sebagai germo prostitusi online di kawasan Bandung sukses menggaruk tiga pria asal Bandung dengan tuduhan perdagangan wanita untuk melayani pria hidung belang. Ketiganya adalah Ridla Rapika Ramdany (29), Indra Cakra (33), dan Andi Rohendi (20).

Mereka ditangkap atas keterlibatannya untuk menjadi otak prostitusi yang dijajakan secara online (daring) melalui media sosial dan Blackberry Messengger.

Ketiga tersangka itu dibekuk di sebuah hotel di Jalan Asia-Afrika. Andi ditangkap di sebuah kamar Selasa (28/4/2015) sekitar pukul 21.00. Sedangkan Ridla dan Indra ditangkap di hotel yang sama pada Rabu (29/4/2015) sekitar pukul 00.30.

Ketiganya diduga kuat melakukan transaksi prostitusi dengan menjual wanita-wanita muda cantik kepada lelaki hidung belang dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,5-2,5 juta.

Kepada wartawan, Ridla mengaku hanya menaungi delapan PSK dalam praktik prostitusi daring yang dilakukannya, sementara selebihnya itu hanya titipan.

Praktik prostitusi yang dilakukannya adalah dengan cara berkomunikasi dengan pelanggan melalui blackberry group atau blackberry messenger.

“Sebenarnya saya nawarinnya untuk ladies karaoke, tapi ada yang butuh duit dan akhirnya nawarin diri. Kalau ada tamu yang mau, baru saya sambungin,” terang Ridla di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa Kota Bandung, Rabu kemarin.

Bisnis kotor ini diyakini tak hanya berlangsung di Bandung saja, terdapat germo atau mucikari di kota-kota besar Jakarta yang saat ini masih berkeliaran bebas di jagat maya memasarkan prostitusi online.

Bagikan laporan ini

hosting

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

0 saran 1.1k tayangan
0 saran 223 tayangan
0 saran 247 tayangan
0 saran 656 tayangan
cybercrime
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai bentuk informasi, dan kejahatan Cyber-Crime yang melanda dan terjadi di dunia maya internet online. Serta ikut partisipasi dalam memerangi segala tindakan kejahatan pada dunia maya. Terima kasih atas kontribusi semua pihak di media sosial ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...